Deskripsikan apa saja yang
diperlukan dalam Manajemen Risiko Perusahaan (ERM)!
Jawab :
Manajemen
Risiko dimulai dari proses identifikasi risiko, penilaian risiko, mitigasi,
monitoring dan evaluasi. Risiko dapat terjadi pada pelayanan, kinerja, dan reputasi
dari institusi yang bersangkutan. Risiko yang terjadi dapat disebabkan oleh
berbagai faktor antara lain kejadian alam, operasional, manusia, politik,
teknologi, pegawai, keuangan, hukum, dan manajemen dari organisasi. Suatu
risiko yang terjadi dapat berasal dari risiko lainnya, dan dapat disebabkan
oleh berbagai faktor. Risiko rendahnya kinerja suatu instansi berasal dari
risiko rendahnya mutu pelayanan kepada publik. Risiko terakhir disebabkan oleh
faktor-faktor sumber daya manusia yang dimiliki organisasi dan operasional
seperti keterbatasan fasilitas kantor. Risiko yang terjadi akan berdampak pada
tidak tercapainya misi dan tujuan dari instansi tersebut serta timbulnya
ketidakpercayaan dari publik.
Apakah yang dimaksud dengan risiko pasar?
Gambarkan risiko ini dengan contoh valuta asing!
Jawab :
Risiko pasar
muncul karena harga pasar bergerak dalam arah yang merugikan organisasi.
Contohnya, suatu perusahaan memiliki portofolio sekuritas saham yang dibeli
dengan harga Rp 1 Miliar. Seandainya harga saham jatuh, sehingga
nilai pasar saham tersebut turun menjadi Rp 800 juta. Perusahaan tersebut
mengalami kerugian karena nilai portofolio sahamnya turun sebesar Rp 200 juta.
Kerugian tersebut disebabkan karena harga saham bergerak kearah yang kurang menguntungkan
(dalam hal ini turun).
Apakah yang dimaksud dengan
derivatif keuangan dan masalah akuntansi apa saja yang berhubungan dengannya?
Jawab :
Derivatif
keuangan merupakan instrumen derivatif, di mana variabel-variabel yang
mendasarinya adalah instrumen-instrumen keuangan, yang dapat berupa saham,
obligasi, indeks saham, indeks obligasi, mata uang (currency), tingkat
suku bunga dan instrumen-instrumen keuangan lainnya.
a) Masalah
tambahan lain yang berkaitan dengan akuntansi untuk derivatif :
Akuntansi untuk derivatif yang tertanam.
Akuntansi untuk derivatif yang tertanam.
b) Mengkualifikasikan
kriteria hedging.
c) Pengungkapan
tentang instrumen keuangan dan derivatif.
Apakah yang
dimaksud dengan Kontrak Ijon Keuangan? Apakah bedanya dari Kontrak Berjangka?
Jawab :
Kontrak ijon adalah kontrak
pertukaran valuta yang menginginkan pengantaran sejumlah nilai mata uang pada
tanggal yang telah disepakati di masa depan. Jadi perbedaan antara kontrak ijon
& kontrak valuta asing berjangka terletak pada nilai valutanya. Jika kontrak
ijon nilai valuta di tentukan pada akhir kontrak dan jika kontrak valuta asing
berjangka menggunakan nilai valuta pada saat awal kontrak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar